Tengok Banjir Dekat RPTRA Kembangan Utara, Dua Anak Tewas Terbawa Arus

Banjir Jakarta akibatkan empat anak meninggal dunia. (dok. BPBD DKI Jakarta) || 


JAKARTA - SAREREHA, Setelah sempat hilang, dua anak yang hanyut terbawa arus banjir AR (9) dan DEW (8) ditemukan di Kali Kembangan Utara Jakarta, Barat dalam keadaan tak bernyawa.


Usai ditemukan pada Sabtu, (20/2/2021), orang tua kedua korban membuat surat pernyataan menolak jenazah di bawa ke rumah sakit.


Keduanya sudah mengikhlaskan apa yang terjadi pada buah hatinya dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah.


Banjir Bandang Terjang Kawasan Puncak Bogor, Warga Diminta Segera 

Mengungsi

“Mungkin ini sudah takdir anak saya. Semua ini saya anggap sebagai musibah,” kata Ben ayah AR usai membuat surat pernyataan disaksikan Panit Reskrim Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Ipda Widi seperti dikutip dari akun Instagram Polsek Jakbar di @polsek_jakbar. 


Dalam kesempatan itu, orang tua DEW juga membuat pernyataan yang sama.


Kapolsek Kembangan, Kompol H.Khoiri membeberkan kronologi hanyutnya dua bocah tersebut.


Baca Juga: Ada Rumah Sakit Lapangan Khusus Pasien Covid-19 di Bogor, Ini Syarat Bisa Dirawat di Sana


Menurut Khoiri pada Sabtu siang sekitar Pk 11:00 WIB, kedua korban diajak beberapa temannya melihat banjir di sekitar Taman RPTRA Kampung  Baru Kembangan Utara.


Namun ketika meŕeka bermain di sekitar Kali Kampung Baru yang airnya meluap, keduanya terbawa arus air sungai.


“Diduga kedua korban hanyut dan baru malamnya sekitar Pk 22:30 WIB ditemukan sudah meninggal dunia,” jelas Khoiri.


Kedua orang tua korban sempat mencari namun tak kunjung ditemukan. Mereka baru mengetahui anaknya terbawa arus banjir luapan air Kali Kampung Baru pada sore harinya.


“Sabtu malam setelah anggota kami dan petugas Damkar dibantu warga sekitar mencari para korban, akhirnya jenazah AR dan DEW dìtemukan,”  ucap Khori.


Ben, ayah AR sempat meminta bantuan kepada tetangga sekitar untuk membantu mencari anaknya.


Saat pergi bermain, AR kata Ben mengenakan kaos merah polos serta celana oranget serta mengendarai sepeda menuju untuk  melihat banjir di sekitar Taman RPTRA Kembangan Utara.


Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi meninggalnya anak-anak dalam peristiwa banjir kali ini.


Baca Juga: Tak Bisa Nonton dan Unggah Video, Netizen Lempar Tagar #YoutubeDOWN


Dirinya meminta orang tua untuk mengawasi anak-anaknya ketika bermain di genangan air banjir.


"Disapa, diajak menjauhi tempat berisiko, saya instruksikan (juga) seluruh jajaran untuk memperhatikan keselamatan anak-anak," ujar Anies seperti dikutip dari Kompas.com.


Diketahui total ada empat orang anak meninggal dunia dalam banjir yang terjadi akhir Februari ini.


.

Post a Comment

Previous Post Next Post