Muncul Wacana Jawa Barat Ganti Nama jadi Provinsi Sunda, Ini Alasannya

Salah satu kesenian di tanah Sunda. (romadecade.org) || 


BANDUNG-SARERHEA, Setelah beberapa waktu lalu muncul wacana ganti nama dari Provinsi Sumatera Barat menjadi Provinsi Minangkabau, kini hal serupa terjadi di Jawa Barat.


Sejumlah tokoh mendukung wacana pergantian nama dari Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda. Salah satunya datang dari Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad.


“Tidak ada salahnya jika Provinsi Jawa Barat berganti nama menjadi Provinsi Sunda atau Provinsi Tatar Sunda,” kata pria yang pernah menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Indonesia Bersatu II itu dalam  Dialog Aspirasi Pengembalian Nama Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda di Kota Bandung, Senin (12/10/2020).


Fadel mengatakan, pada waktunya nanti aspirasi dari tokoh dan masyarakat Sunda akan ia sampaikan kepada Presiden. Baginya, aspirasi mengganti nama Jawa Barat dengan Sunda sah-sah saja. 


Karena anggota MPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon pun juga mengusulkan penggantian nama Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Minangkabau.


“Aspirasi Fadli Zon dan tokoh Sunda itu artinya tidak masalah,” ujarnya. Bila para tokoh Sunda bercita-cita demikian, Fadel menyarankan, agar tim perumus tinggal mencari strateginya.


Dalam acara itu masyarakat Sunda menyamapikan aspirasi terkait keinginan mereka untuk mengganti nama Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi bernama Sunda atau Tatar Sunda. 


Mereka satu persatu menyampaikan soal sejarah, demografi, sosiologi, dan budaya Sunda. Salah seorang tokoh yang hadir mengatakan bahwa, aspirasi untuk menjadikan Sunda sebagai nama provinsi sudah sejak tahun 1926.


Dalam kesempatan yang sama, anggota MPR dari Kelompok DPD Jawa Barat Eni Sumarni menuturkan sebagai wakil Jawa Barat, ia mengapresiasi para tokoh Sunda yang bercita-cita mengganti nama Jawa Barat dengan Sunda atau Tatar Sunda. 


“Nama Sunda dari dulu ada pada peta dunia. Saya khawatir bila nama ini tidak digunakan, Sunda bisa tergerus dan semakin menghilang. Nah kita dukung para tokoh Sunda yang ingin mengembalikan nama Sunda ke provinsi,” tegasnya seperti dikutip dari radartasikmalaya.com. 


Sunda menurutnya tidak hanya pada tatar Pasundan. Dulu ada wilayah yang bernama Sunda Besar dan Sunda Kecil.


Dalam situs resmi Provinsi Jawa Barat, tercatat provinsi yang berbatasan dengan DKI Jakarta dan Banten memiliki luas 35.377,76 Km2 menurut Data SIAK Provinsi Jawa Barat didiami penduduk sebanyak 46.497.175 Juta Jiwa.


Penduduk ini tersebar di 26 Kabupaten/Kota, 625 Kecamatan dan 5.899 Desa/Kelurahan. Jumlah penduduk terbesar terdapat di Kabupaten Bogor sebanyak 4.966.621 Jiwa (11,03 %), sedangkan penduduk terkecil terdapat di Kota Banjar yaitu sebanyak 192.903 Jiwa (0,43 %). (red/tal)


Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form