Belum Juga Ada Izin, Liga 1 Kemungkinan Bakal Lanjut Februari 2021

Bek Persita Tangerang Hamka Hamzah (kiri) berduel udara dengan pemain Persikabo 1973. (instagram/liga1match) ||

JAKARTA-SARERHEA.com, Pecinta sepakbola Indonesia nampaknya kembali harus bersabar menyaksikan klub lokal kesayangannya berlaga. Pasalnya, hingga akhir Oktober ini pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum juga menurunkan izin.


Dikutip dari Goal.com,  beberapa klub  sudah dihubungi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada Kamis, 29 Oktober. PT LIB menginformasikan  musim 2020 kemungkinan baru bisa digelar pada tahun depan.


PSSI sempat berujar bahwa kompetisi akan kembali bergulir pada November 2020. Namun rencana tersebut buyar karena belum ada izin dari pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri).


Ini menjadi kali kedua kompetisi Indonesia harus kembali ditunda. Sebelumnya kompetisi direncanakan lanjut pada Oktober, namun gagal digelar karena Polri menilai pandemi virus corona di Indonesia belum terkendali.


Pelaksanaan Pilkada serentak pada 2020 semakin membuat nasib kompetisi Liga 1 terdesak.  Polri juga berpikir Pilkada yang baru dilaksanakan pada Desember mendatang butuh pengamanan ekstra dan hal itu tidak mungkin dibarengi dengan bergulirnya kompetisi Liga 1.


Sementara ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberitahukan kepada semua klub secara lisan bahwa kemungkinan Liga 1 dan Liga 2 baru boleh dijalankan pada Februari 2021. Ini atas dasar rekomendasi dari Polri yang saat ini berhak menentukan.


Surat resmi terkait penundaan kompetisi untuk kesekian kalinya ini akan diterbitkan dua-tiga hari ke depan, LIB dan PSSI akan merumuskan soal tajuk musim untuk kompetisi tersebut, apakah 2020 atau 2021.


Sejatinya, Liga 1 dan Liga 2 sudau dirancang untuk menerapkan protokol kesehatan ketat. Para pihak yang terlibat bakal menjalani tes Covid-19 secara rutin, ditambah tanpa kehadiran suporter di stadion.


Selain itu, kompetisi juga sudah diprogram untuk digelar secara terpusat di satu pulau. Liga 1 dilaksanakan di pulau Jawa, sementara Liga 2 dibuat dengan sistem home tournament yang per grupnya digelar secara terpusat di satu kota.


Reporter: Sarerhea.com

Editor: Talhah L.A

Post a Comment

Previous Post Next Post